Hai sobat? Gimana kabar imanmu hari ini? Semoga senantiasa
diperbaharui : )
aku mau cerita mengenai perjalananku after wisuda april kemaren, aku merasa kurang nyaman dengan
kerjaanku, akhirnya aku berusaha cari kerjaan lain yang memenuhi syarat-syarat
ini :
1. Membuat aku semakin deket sama Allah
2. Membuat aku lebih taat sama Allah
3. Memfasilitasi aku untuk belajar lebih
dalam tentang ilmu agama
4. Pekerjaan yang ga buat aku bingung
menentukan mana yang benar dan yang salah
Awalnya aku ga perduli dengan banyaknya BC di grup2 tentang
lowongan pekerjaan, karena aku merasa nyaman dengan kerjaanku yang dulu, ketika
dihadapkan pada situasi yang tidak diinginkan, akhirnya aku nyerah dan ga mau
kembali, aku putuskan untuk hijrah.
Mulailah pencarianku dengan ngubek2, scroll-scroll loker di
grup2, dan BC dari temen2, ketemulah dengan tiga loker yang menurutku pas
dengan yang aku cari; Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, Pesantren Al-Bahjah
Cirebon, dan Nurul Fikri Boarding School Banten.
Aku masukin berkas lamaran ke tiga loker tersebut via email,
alhamdulillah...ketiga2nya lolos seleksi berkas.
Yang pertama kali memberi kabar adalah Husnul Khotimah, tanggal 3 Mei 16 pihak HRD meng-sms :
aku penuhi panggilannya dan betapa kagetnya diriku ketika
tahu bahwasannya...ratusan orang yang hadir disana, 362 orang ikut seleksi.
Yang ikhwan banyak banget yang daftar sampai antriannya nguler kaya antri sembako,
ehehe....itu khusus staf pesantren, belum termasuk pendaftar untuk lowongan
guru.
Tes nya seperti yang di sms-kan, yaitu tes tulis PAI, esai
dan tilawah Al-Qur’an. Tes tulis PAI ada 50 soal ABC-an, dan esai ada banyak
pertanyaan mengenai; apa motivasi kerja di HK, gaji yang diharapkan, berapa
lama ingin kerja di HK, pendapat mengenai pacaran dan rokok, apakah pernah
mengenal tabawiyah, terakhir disuruh menulis surah al-ikhlas, dan tilawah
Al-Qur’an.
Tanggal 7 Mei 16 datanglah kabar dari Pesantren Al-Bahjah, Ustadz
Asman meng-sms kan :
Kupenuhi panggilannya, tes nya meliputi wawancara, tes IQ
dan tilawah Al-Qur’an serta hafalan.
Dalam penantian tersebut sms dari NFBS datang tanggal 9 Mei
16;
Aku bingung, soalnya lumayan jauh, kebetulan saat itu
situasinya tidak memungkinkan ke sana. Aku konfirmasikan kepada pihak HRD NFBS bahwa
ku tidak bisa mengikuti seleksi tahap berikutnya, dan berterima kasih sudah
diberikan kesempatan untuk lolos sleksi berkas.
Dan,
Masih berharap ada kabar dari salah satunya, HK atau AB,
meskipun kecil kemungkinan kalau di HK, sebab aku sudah pesimis dengan
pendaftar yang membludak seperti itu, mana mungkin aku termasuk orang-orang
yang terpilih?
Begitu juga di AB, tes nya lumayan susah, apa mungkin aku ga
lolos? Ah...kemaren ga maksimal aku tes nya, banyak kekurangan, tapi tetap saja
dalam hati masih berharap, plis...ya Allah salah satunya beri kesempatan untuk
tinggal di pesantren :’)
Dimasa-masa penantian seperti ini aku mencoba untuk
melepaskan, mengikhlaskan apapun yang terbaik dari Allah, hanya perlu
kesabaran, sedikit lagi saja, sebentar lagi saja, tidak akan lama.
Mecoba menata hati, dimanapun nanti ditempatkan, di HK, di AB,
atau tetap di indramayu, harus selalu husnudzhan sama Allah, inget kata2 ketua HRD
HK, Ustadz Imam Nur Suharno “pengabdian itu bukan hanya di HK, dimanapun nanti
mengabdinya, yang penting dapat Ridho Allah” kata-kata yang memang meng-ademkan
hati ini yang sedang galau.
Setelah beberapa waktu sempet lupa dan coba nyari loker di
indramayu, akhirnya kabar itu datang...
Tanggal 14 Mei 16 HRD HK kembali meng-sms :
Karena masih pesimis, aku tanyakan berapa yang lolos di staf
asrama? Jawabnya “akhwat tinggal 10 orang”
Meski masih pesimis, tetapi dengan niat menyempurnakan
ikhtiar, akhirnya tanggal 16 Mei 16 aku kembali penuhi penggilan ke HK, bersama
9 orang akhwat lainnya, kita semua diseleksi melalui wawancara oleh Umi Anita,
aku suka sekali dengan Umi Anita, pembawaannya sangat tenang, anggun, sehingga
membuat aku begitu rileks ketika di wawancara oleh beliau, pokoknya aku jawab
sebisa dan seterbaik mungkin, meskipun tetap banyak hal yang mungkin kurang
tepat dan Umi meluruskannya. Selesai di wawancara aku sholat dhuha di masjid Al-Husna
2 (akhwat) dan meminta kepada Allah semoga ini bukan shalat dhuha yang terakhir
kalinya di masjid ini.
HRD mengumumkan bahwa keputusan lulus tidaknya hari kamis,
19 Mei 16 dan yang diterima hanya 5 orang, dengan hati penuh harap dan takut
aku selalu berdoa agar Allah menempatkan aku ditempat yang tepat,
dimanapun...dimanapun...
Sampai suatu malam aku bermimpi aku lulus di HK, dengan
daftar nama diurutan terakhir (yang entah aku kurang faham artinya). Ke esokan
harinya benar saja, aku dinyatakan lulus. Alhamdulillah....
Karena bingung tanggal 2 juni 2016 itu agendanya apa, berapa
lama, dan gimana-gimana yang lainnya, jadi aku tanyakan ke HRD, kemudian
dapatlah jawaban, tanggal 22 Mei 16 langsung magang, selama 5 hari, tanggal 2
juni orientasi dan penandatanganan SKKB.
Tanggal 22 – 26 Mei 16 aku bersama ke empat staf akhwat
lainnya ikutan magang, ternyata yang lulus itu aku, Teh Ana, Teh Dena, Teh Lili
dan Mba Ida. Aku dan teh dena di tempatkan di asrama khadijah, teh ana dan mba
ida di asrama ummahatul mukminin, teh lili lupa di asrama apa ya?
Hari pertama magang, dapat sms dari Pesantren Al-Bahjah;
Dari awal aku sudah memutuskan, aku akan memilih yang paling
pertama memberi kabar dan kepastian, selama masih belum pasti aku akan
menyempurnakan ikhtiar sebaik mungkin, tapi ketika sudah ada yang memberi
kepastian paling awal, aku akan memilih itu. dan HK lah yang pertama memberi
kepastian, sehingga aku memilih HK, insyaallah...mungkin ini pilihan allah yang
terbaik, bismillah....
Akhirnya aku memberi kabar bahwa aku sudah diterima di
lembaga lain, dan pihak AB tidak berkeberatan, alhamdulillah...
Hijrahku... berawal dari sini, dan insyaAllah 2 juni 2016
nanti aku ke HK lagi dengan agenda orientasi pegawai dan penendatanganan SKKB.
Indramayu, 29 Mei 16
Evi Apriyani.
