Rabu, 03 Februari 2016

MUTIA FARIDA NAMANYA

aku lupa, sejak kapan akrab dengannya dan kapan pertama kali bisa dekat dengannya. Kita dekat.. mengalir begitu saja, maka benarlah kata Bang Tere Liye :

“Salah satu hal ajaib dari pertemanan adalah; tidak ada jadiannya, tidak ada akadnya, tidak ada nembaknya, tidak ada. Tiba-tiba sudah berteman baiklah. Dan teman baik selalu mempunyai ruang untuk teman baik berikutnya, berikutnya dan berikutnya.”

Begitu juga bersahabat denganmu, aku temukan keajaiban itu, kamu yang penuh kebaikan dan keberkahan...

Kini... kita dipenghujung masa kuliah (ah...kita sudah lulus sama-sama Alhamdulillah...), kau tetap jadi sahabat yang baik, yang selalu penuh kebaikan.

Kalau aku ingat moment-moment dimana kita selalu sama-sama; kuliah bareng, ke kantin bareng, ke masjid bareng, sholat bareng, mentoring bareng, praktik koperasi bareng, saling ngingetin; sholat sunnah, shaum sunnah, amalan sunnah, saling menasehati, saling curhat, aku jadi kangen masa-masa itu.

Ukhti...kamu bukan saja teman, teman yang baik. Tapi sahabat, sahabat yang baik. Juga saudara, saudara dalam keimanan yang begitu baik.

aku tau, tak ada sahabat yang sempurna, kamu, begitu juga aku, kita masih punya kekurangan, maafkan aku yang belum bisa jadi sahabat dan saudara yang baik untukmu ukhti.

Perhatianmu yang begitu nyata dan tak cuma wacana membuatku begitu terharu, kayaknya cuman kamu sahabat yang begitu perhatian bahkan soal makan, selalu nanya “udah makan belum?”, selalu nasehatin supaya jaga kesehatan, “makan yang banyak ya biar ga kurus (padahal udah bawaan ihihi).....” dan tidak hanya sampai disitu perhatianmu, tapi kamu juga sering bawain makanan, ahhh...aku malu ukhti, terlalu banyak menerima kebaikanmu, aku malu.

Kamu yang selalu mau diajak untuk melakukan hal-hal yang baik bersama-sama, kajian bareng dan saling berlomba dalam kebaikan.

Kamu yang cantik, bukan hanya fisik tapi juga hatimu, doaku...semoga Allah mengaruniakan pangeran sholeh yang tampan dan juga baik hati seperti dirimu untuk menemani dan menuntunmu hingga jannah-Nya. Aamiin...

Semoga kita adalah termasuk orang-orang yang Allah karuniakan naungan di akhirat nanti, dimana tak ada naungan selain naungan Allah disebabkan saling mencintai karena-Nya, insyaAllah...

Jika kau tak temukan aku disyurga, tanyakan pada-Nya bagaimana keadaanku, semoga Allah mengumpulkan kita kembali disyurga-Nya, sebagaimana IA telah mempertemukan kita di saat ini.


Love you!


Bandung, 2 Februari 2016





Evi Apriyani, S.Pd (#Eaaa)





Foto Abis PPL #Guru #ModeOn

Alhamdulillah #LulusBareng27Januari2016
Foto terbaru #2Februari2016




0 komentar:

 

Meninggalkan Jejak Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template