oleh Dr Wendi Zarman
Pujangga-pujangga
Beraninya kau lantunkan syair cinta
Sedang kau tiada arif maknanya
Kau tuntun manusia keluar dari jalan Tuhannya
Bagai panutanmu menyesatkan Bani Adam dan Hawa
Melanggar titah Rabnya, menuruti hawa nafsunya
Pujangga-pujangga
Syair cintamu tiada hidup bernyawa
Walau nampak gairah nan menyala
Berlabuhnya hanya sampai raga
Namun tak sampai ke dalam hakikat jiwa
Malah menutup hati dari terangnya CAHAYA
Malangnya orang dalam tempurung jahilia
Menyangka bahagia padahal semua dusta
Karena tiada sampai ilmu dan bijaksana
Terpana dengan cantik rupa dan harta
Yang diterpa gemerlap taburan puja-puja
Disangka susu ternyata lebih buruk dari tuba
Wahai manusia, wahai kaum muda
Elok kau kaji cara Nabi ungkapkan cinta
Pada Tuhan dan pada manusia hamba-Nya
Agar kau tak tak terperosok dalam kubangan cinta
Yang digali para pujangga pemuja dosa
Semoga kau selamat di dunia, sampai pula di surga
(Tanggapan untuk "Cinta tak Seindah Syair Pujangga" oleh Mohammad Ishaq)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar