Isu Kesetaraan Gender itu bukan
memperjuangkan harkat martabat perempuan, isu ini lahir dari sebuah peradaban
sekuler, liberal dan relativisme, seluruh nilai-nilai yg diusungnya pun serba
relatif.
Relatifnya gimana?
Nih, gelombang pertama Feminisme,
saat itu perempuan merasa terpinggirkan dari sisi politik, sosial, ekonomi
sehingga perempuan menuntut hak2nya untuk bisa berkiprah dibidang politik,
sosial, ekonomi tsb.
Gelombang kedua Feminisme beda
lagi nilai yg diusungnya, yaitu Laki-laki dan Perempuan sebenarnya dibedakan
bukan karena biologisnya, tapi karena Konstruk Sosialnya.
Gelombang ketiga Feminisme sudah
sangat radikal dan ekstrim, sebab lebih banyak membela kelompok Gender ketiga
(Lesbian Gay Biseksual dan Transgender -LGBT)
jadi hati2, perempuan jangan
terlalu keGeeRan sedang dibela oleh para pejuang aktivis perempuan.
Isu kesetaraan gender tidak ada
dalam islam sejak kelahirannya, Allah udah mengatur muslim sesuai fitrahnya,
laki2 dan perempuan itu beda, IA tahu karena IA pencipta kita J
*Sharing from Studium General SPI
ITJ Bandung "Gagasan Kesetaraan Gender dan Konteks Kekinian di
Indonesia" oleh Ustadzah Rita Soebagio, M.Si*

0 komentar:
Posting Komentar