“Ittaqillaha haitsuma kunta” merupakan salah satu potongan hadist
arba’in karya Imam An-Nawawi, lebih tepatnya hadist ke-18. Hadist yang
dibawakan oleh Tirmidzi ini berkedudukan hasan shahih.
Awalnya dapat
potongan hadist tersebut dari ceramahnya (Alm.) Ustadz Zainuddin MZ yang
diputar ulang oleh imam musholah di dekat rumah, setiap hari ba’da subuh
biasanya diputar ceramah-ceramah almarhum. Suatu pagi diputarlah satu ceramah
yang menyebut-nyebut hadist tersebut, karena sangat berkesan dalam benakku, aku
ingat terus sampai searching dan tak sengaja menemukan bahwa hadist ini
merupakan salah satu hadist arba’in.
Ada apa dengan hadist
tersebut?
Jadi gini
ceritanya....
Sebulan setelah
sidang skripsi, aku bersiap-siap untuk pindah tempat tinggal ke indramayu
–yap...ke rumah-, setelah semua aku bereskan (kecuali distribusi skripsi dan
artikel) aku langsung pindahan dari Bandung.
Beberapa hari setelah
pulang dari Bandung, aku merasa ibadahku merosot tajam, futur, pokoknya
kuantitas dan kualitas ibadahku ga kaya di bandung dulu. Aku berusaha untuk
bangkit dari keterpurukan, aku harus tetap istiqomah dimana pun berada, dan
alhamdulillah setelah mendengar hadist tersebut, aku semakin yakin...inilah
petunjuk dan hidayah dari Allah bahwa aku harus jadi orang yang bertakwa
dimanapun aku berada “Ittaqillaha
haitsuma kunta”
Memang susah untuk
istiqomah di tempat baru, yang kondisinya jauh berbeda dari tempat yang dahulu.
Aku selalu merasa, bahwa masa-masa transisi adalah masa tersulit karena harus
menyesuaikan lagi dan lagi.
Setelah aku mengalami
kejadian yang kurang mengenakan, aku minta sama Allah supaya diberikan tempat
hijrah yang baru, yang sangat kondusif untuk istiqomah dan semakin taat sama
Allah, dan Allah telah mengabulkannya, Alhamdulillah...setelah idul fithri aku
hijrah menuju Kuningan....mulai bekerja di pondok pesantren husnul khotimah : )
Semoga ini langkah
awal yang membuat aku semakin dekat dengan Allah... yang membuat aku ga akan
galau lagi menentukan ini benar atau ini salah, semoga dengan bekerja di husnul
khotimah, Allah membukakan pintu-pintu keberkahan; keberkahan rezeqi,
keberkahan ilmu, keberkahan amal, keberkahan silaturahim, keberkahan jodoh, dan
keberkahan hidup di dunia & akhirat, Aamiin...
Indramayu, 22 Ramadhan
1437 (27 Juni 2016)

0 komentar:
Posting Komentar