Senin, 30 September 2013
Pukul 13.00 sampai dengan selesai
Ruang G-04
Ceritanya lagi perkuliahan Ekonomi Manajerial, lagi bahas tentang Teori Kepuasan Konsumen,
Kriiik…Kriiikk….
Ceritanya (Lagi) Pak Dosennya ngejelasin konsep-konsep dalam teori kepuasan kosumen, blaa..blaa..blaa..
*tapi ada bahasan yang menurut aku menarik, makanya aku jadikan tulisan ini….cekidottt*
Kata Dosennya Gini, "Untuk barang Gratis kepuasan maksimal dicapai ketika MU (marginal utility) = 0, nah kalo barangnya punya harga berarti Kepuasan Maksimal dicapai ketika MU = P ini adalah perilaku konsumen yang rasional, artinya apa? seorang konsumen yang rasional akan berfikir pada batas-batas, Dia akan mengharapkan balasan (kepuasan) sesuai dengan yang dikorbankan (dalam hal ini harga (price)), ketika yang dikorbankan lebih besar dari kepuasan yang ia dapatkan, berarti dia tidak puas, dan akan selalu berusaha mencapai titik keseimbangan, yakni MU (Kepuasan) = P (Harga/Pengorbanan).
Nah bagi cewek, awas nih yang sering dikasih sesuatu apapun sama pacarnya, kalo pacar yang rasional, pasti dia akan mengharapkan imbalan/balasan sesuai pengorbanan yang ia keluarkan, misalnya pacarnya ngasih Emas 5 gram, masa pacarannya cuma ngobrol doang, pasti ga mau lah, pengen yang lebih, karena dalam ekonomi tidak ada bab Ikhlas (ia lah wong pelajaran ekonominya sekuler -_-") dan shadaqah, jadi selamat untuk dipikirkan aja ya" kata si bapak dosen
Aku yakin seyakin-yakinnya, yang statusnya pacaran dikelas tadi pasti tersinggung, ya paling ngga Jlebbb...jlebbb...jlebbb...gitulah kalo istilah Gaulnya jaman sekarang mah.
Ngemeng2 soal kepuasan, pak dosennya bagus banget deh nyontohin pacaran, iya seriuusss deh...coba tengok dilingkungan anda! udah nengok??
Eh engga, maksudnya bukan suruh nengok secara harfiah, tapi perhatikan deh pergaulan anak muda jaman sekarang, remaja yang ga pacaran dibilang aneh, yang pacaran dibilang lumrah, hmmmm... kebulak-balik-kebalik-bulak
Lalu apa hubungannya sama kepuasan? ia, seperti yang dicontohin pak dosen tadi, beliau kan bilang Kalo pacarnya ngasih sesuatu harus hati-hati, bisi ada maunya, bener bangeuuudhhh deh cius cumpah..? miapah? Mi ayam goreng plus telor ceplokksss…. Hehehe
Orang pacaran sekarang udah lumrah kan ya ngasih-ngasihan sesuatu, apa lagi sekarang mah ceweknya udah ngga malu-malu lagi minta sesuatu sama pacarnya, Mulai dari minta pulsa, boneka, coklat, uang, hape, motor, mobil, rumah (itu minta apa ngrampok ya?? wkwkwk)
Sang pacar yang udah ngrasa berkorban segalanya, pastilah dia minta balasan sesuatu (kepuasan) atas apa yang ia korbankan, maka tak ragu lagi dia minta sesuatu sama ceweknya, misalnya yang tadinya pacaran biasa-biasa aja, cuman ngobrol, jadi pengen megang tangan, pegang pundak, belai rambut, lalu selanjutnya *maaf* Kissing, semakin diporotin uang (harta) si pacar, dia pasti minta yang lebih Ekstrem (ML misalnya????) ya semua itu untuk mendapatkan kepuasan atas apa yang selama ini ia korbankan (Inget teori kepuasan konsumen diatas).
Waduuhh kalo udah gini, jadi repot kan?? Yang dirugikan siapa coba? Pastinya cewek lah, yang justru pengorbanan cowoknya itu ga ada apa-apanya dibandingkan dengan kepuasan yang ia dapatkan setelah merenggut kegadisan sang cewek malang ini.
Udah jadi rahasia umum ya sekarang banyak terjadi Kawin diluar Nikah (jangan ketuker), soalnya modus laki-laki sama atuh dimana pun ya kayak gitu, kan manusia yang Rasional?? Karena belum siap nikah, dan ga mau menanggung rasa malu, akhirnya sang jabang digugurin (waduh dosa besar tuh, Ngeriiii :-/)
Nah makanya jadi cewek jangan murahan ya, mau aja dirayu-rayu, pake bunga, coklat, atau embel-embel barang lain yang ga sebanding, iyyyuuuuwhhh ga banget deh, masa kehormatanmu bisa ditukar cuma dengan seikat mawar dan sebatang coklat sih? Terlalu murah sayang :-(
Sebelum terjadi semua itu kepadamu wahai ukhti, mulai lah mengambil keputusan sekarang, kalo kata ustadz @felixsiauw mah #UdahPutusinAjah, karena ya, dilihat dari segi apapun (apalagi dari kacamata Agama Islam), yang namanya pacaran itu merugikan, serius dehhh, tulisan ini dari awal hingga akhir melihat pacaran dari kacamata ekonomi, dan ternyata teori kepuasan konsumen ini linier sama fenomena yang banyak terjadi sekarang, dan teori ini banyak dipraktekkan oleh oknum cowok yang tidak bertanggung jawab demi mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya dengan menodai kehormatan cewek, duhh duhh daripada kamu jadi korban selanjutnya, mending #UdahPutusinAjah deh… cius… ini demi masa depanmu sayang…
Seuntai Nasehat ini ku layangkan karena aku mencintai Kalian karena Allah ♥
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar